
Kelas Menulis Esai Perdana Persembahan Kajian Ilmiah CRC
Jumat, 21 April 2017 telah
dilaksanakan kelas menulis Esai yang diprakarsai oleh teman-teman CRC. Kelas
menulis esai kali ini dibuka untuk umum. Adapun peserta kelas menulis sekitar
20 orang. Meskipun cukup eksklusif, namun itu tidak menutup antusiasme peserta.
Terlebih lagi pemateri dalam kelas menulis ini cukup memberikan banyak motivasi
untuk menulis esai ataupun karya ilmiah lainnya. Mustangin (21) merupakan
mahasiswa Akuntansi 2013 yang kali ini memberikan materi dalam kelas menulis
esai ini. Beliau telah lama berkecimpung dalam dunia menulis dan telah memiliki
sederetan prestasi dibidang menulis dan debat.
![]() |
| Proses pemberian materi oleh Mustangin (Mapres 2 Unnes 2016) |
Kelas
menulis dimulai pukul 15.40 di ruang A1.102. Seperti biasa MC membuka acara,
dan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Mas Mustangin sekitar 40 menit.
Ada kata-kata unik yang diutarakan oleh Mustangin, “Ikatlah ilmu dengan
tulisan”. Artinya jika kalian sudah berilmu, maka lestarikanlah ilmu yang
kalian miliki dengan cara menuliskannya agar dapat dibaca oleh orang lain dan
memotivasi orang lain.
Secara ringkas
pemateri menjelaskan tentang konsep esai yang berbeda dengan karya tulis jenis
lainnya. Esai merupakan suatu tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang
subyek tertentu yang coba dinilainya. Esai
biasanya terdiri atas 4-6 halaman, hal
ini berbeda dengan karya tulis yang biasanya minimal 15 halaman. Sebuah esai
biasanya dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: 1) Bagian Pendahuluan, yang berisi
latar belakang informasi yang mengidentifikasi subyek bahasan dan pengantar
tentang subyek yang akan dinilai oleh si penulis tersebut; 2) Tubuh Esai, yang
menyajikan seluruh informasi tentang subyek; 3) Penutup, yang memberikan
kesimpulan dengan menyebutkan kembali ide pokok, ringkasan dari tubuh esai,
atau menambahkan beberapa observasi tentang subyek yang dinilai oleh si
penulis.
